< img tinggi="1" lebar="1" gaya="tampilan:tidak ada" src="https://www.facebook.com/tr?id=1241806559960313&ev=PageView&noscript=1" /> Berita - Pertimbangan Penyebaran Pupuk Padat dengan Drone | Drone Hongfei

Pertimbangan Penyebaran Pupuk Padat dengan Drone

Penyebaran pupuk padat menggunakan drone merupakan teknologi pertanian baru yang dapat meningkatkan tingkat pemanfaatan pupuk, mengurangi biaya tenaga kerja, serta melindungi tanah dan tanaman. Namun, penggunaan drone juga perlu memperhatikan beberapa hal untuk memastikan keamanan dan efektivitas operasi. Berikut beberapa pertimbangan dalam penyebaran pupuk padat menggunakan drone:

1)Pilih drone dan sistem penyebaran yang tepat.Berbagai drone dan sistem penyebaran memiliki kinerja dan parameter yang berbeda, dan Anda perlu memilih peralatan yang tepat sesuai dengan skenario operasional dan kebutuhan material. HF T30 dan HTU T40 yang baru diluncurkan Hongfei merupakan peralatan penyebaran otomatis yang dikembangkan khusus untuk segmen pembibitan dan perlindungan tanaman dalam produksi pertanian.

2

2)Parameter pengoperasian disesuaikan menurut karakteristik material dan penggunaan lahan.Material yang berbeda memiliki ukuran partikel, densitas, fluiditas, dan karakteristik lainnya yang berbeda pula. Pemilihan ukuran bin, kecepatan putar, tinggi terbang, dan parameter lainnya yang sesuai dengan material perlu dilakukan untuk memastikan keseragaman dan presisi penaburan. Sebagai contoh, benih padi umumnya 2-3 kg/mu, dengan kecepatan terbang 5-7 m/s, tinggi terbang 3-4 m, dan kecepatan putar 700-1000 rpm; pupuk umumnya 5-50 kg/mu, dengan kecepatan terbang 3-7 m/s, tinggi terbang 3-4 m, dan kecepatan putar 700-1100 rpm.

3)Hindari pengoperasian dalam cuaca dan kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan.Operasi penyebaran dengan drone harus dilakukan saat angin bertiup kurang dari kekuatan 4 dan tanpa presipitasi seperti hujan atau salju. Operasi saat hujan dapat menyebabkan pupuk larut atau menggumpal, sehingga memengaruhi material yang jatuh dan hasil; angin yang berlebihan dapat menyebabkan material terbelok atau terpencar, sehingga mengurangi akurasi dan pemanfaatan. Berhati-hatilah juga untuk menghindari rintangan seperti kabel listrik dan pepohonan agar tidak terjadi tabrakan atau kemacetan.

1

4)Bersihkan dan rawat drone serta sistem penyebarannya secara teratur.Setelah setiap operasi, material yang tertinggal pada drone dan sistem penyebarannya harus segera dibersihkan untuk mencegah korosi atau penyumbatan. Pada saat yang sama, Anda harus memeriksa apakah baterai, baling-baling, kontrol penerbangan, dan komponen drone lainnya berfungsi dengan baik, serta mengganti komponen yang rusak atau menua tepat waktu.

Di atas adalah artikel tentang tindakan pencegahan yang harus dilakukan oleh drone saat menyebarkan pupuk padat, dan saya harap ini akan bermanfaat bagi Anda.


Waktu posting: 25-Jul-2023

Tinggalkan Pesan Anda

Silakan isi kolom yang diperlukan.