Drone adalah kendaraan udara tak berawak (UAV) yang dapat terbang di udara dan dapat membawa berbagai sensor dan kamera untuk mengumpulkan dan menganalisis data pertanian. Drone semakin banyak digunakan di bidang pertanian, dan drone dapat membantu petani meningkatkan hasil dan kualitas tanaman, menghemat biaya dan sumber daya, mengurangi pencemaran lingkungan, dan mengatasi tantangan seperti perubahan iklim.
Pentingnya drone di bidang pertanian terutama tercermin dalam aspek-aspek berikut:

Pertanian presisi:drone dapat melakukan pemantauan penginderaan jarak jauh resolusi tinggi terhadap lahan pertanian, memperoleh informasi tentang tanah, kelembaban, vegetasi, hama dan penyakit, dan membantu petani merumuskan program pupuk, irigasi, penyiangan, penyemprotan, dan program lainnya secara tepat. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan tanaman, mengurangi biaya input, mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida, serta melindungi lingkungan dan kesehatan manusia.

Irigasi cerdas:Drone dapat menggunakan kamera inframerah termal atau kamera multi-spektral untuk mengukur transpirasi dan tingkat tekanan air pada tanaman serta menentukan kebutuhan airnya. Drone juga dapat dikombinasikan dengan sistem irigasi cerdas untuk secara otomatis menyesuaikan jumlah dan waktu irigasi sesuai dengan status air tanaman secara real-time. Hal ini menghemat air, meningkatkan efisiensi irigasi, dan menghindari kerugian yang disebabkan oleh kelebihan atau kekurangan irigasi.

Diagnosis Hama Tanaman:Drone dapat menggunakan kamera tampak atau hiperspektral untuk menangkap fitur tanaman seperti warna, bentuk, dan tekstur guna mengidentifikasi berbagai jenis hama dan penyakit. Drone juga dapat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan seperti pembelajaran mendalam untuk mengklasifikasikan, mengukur, memprediksi, dan analisis hama dan penyakit lainnya. Hal ini dapat mengidentifikasi dan menangani masalah hama dan penyakit secara tepat waktu, mengurangi kehilangan hasil panen dan meningkatkan kualitas dan keamanan.

Pemanenan dan transportasi tanaman:drone dapat memanfaatkan teknologi seperti LIDAR atau navigasi visual untuk mencapai penerbangan otonom dan menghindari rintangan. Drone juga dapat dilengkapi dengan berbagai perangkat pemanenan dan pengangkutan untuk menyelesaikan tugas pemanenan dan pengangkutan secara otomatis berdasarkan jenis tanaman, lokasi, kematangan, dan informasi lainnya. Hal ini dapat menghemat tenaga dan waktu, meningkatkan efisiensi panen dan transportasi, serta mengurangi kerugian dan biaya.
Singkatnya, pentingnya drone dalam pertanian tidak dapat dilebih-lebihkan, dan drone telah merevolusi produksi pertanian dan memberikan keuntungan. Dengan pengembangan dan peningkatan teknologi UAV yang berkelanjutan, penerapan UAV di bidang pertanian akan semakin luas dan mendalam, sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan.
Waktu posting: 12 Sep-2023