Drone pertanian adalah salah satu inovasi terpenting dalam teknologi pertanian dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian dengan menyemprot, memantau, dan mengumpulkan data tanaman di udara secara akurat. Tapi seberapa jauh drone pertanian bisa terbang? Hal ini bergantung pada model dan konfigurasi drone, dimana setiap drone memiliki jangkauan dan jangkauan sinyal yang berbeda pula.

Umumnya drone pertanian terbang sekitar 20 kilometer yang berarti mampu menjangkau lahan seluas sekitar 400 kilometer persegi. Tentunya hal ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kapasitas baterai drone, kecepatan terbang, kecepatan angin, dan suhu. Untuk memastikan penerbangan yang aman dan stabil, drone pertanian biasanya dilengkapi dengan titik kembali, dimana drone akan secara otomatis kembali ke titik kembali ketika baterai turun di bawah level tertentu atau ketika sinyal hilang.

Jarak terbang drone pertanian juga berkaitan dengan remote control atau perangkat seluler yang digunakan. Beberapa pengendali jarak jauh atau perangkat seluler kelas atas dapat memperluas jangkauan transmisi sinyal melalui antena atau repeater yang ditingkatkan, sehingga meningkatkan jarak penerbangan drone. Selain itu, beberapa drone juga dapat mencapai jarak penerbangan yang lebih jauh melalui sistem navigasi satelit, namun hal ini memerlukan tingkat teknologi dan biaya yang lebih tinggi.

Kesimpulannya, jarak penerbangan drone pertanian ditentukan oleh berbagai faktor, dan skenario serta kebutuhan pertanian yang berbeda mungkin memerlukan jarak penerbangan yang berbeda pula. Pengembangan drone pertanian masih mengalami kemajuan, dan drone pertanian dengan performa lebih tinggi dan jarak lebih jauh mungkin akan muncul di masa depan.
Waktu posting: 03-November-2023