Drone pertanian adalah salah satu jenis pesawat tak berawak yang dapat digunakan dalam operasi perlindungan tanaman pertanian dan kehutanan. Mereka dapat dikendalikan dari jarak jauh melalui kontrol penerbangan darat atau GPS untuk mencapai penyemprotan bahan kimia, benih, bubuk, dll. Drone pertanian memiliki keunggulan berikut dibandingkan penyemprotan manual atau mekanis tradisional:

Efisiensi tinggi:Drone pertanian dapat menyelesaikan operasi penyemprotan area luas dalam waktu singkat dan meningkatkan efisiensi produksi pertanian. Misalnya, beberapa drone pertanian berkapasitas tinggi dapat menyemprot lahan seluas 40 hektar dalam satu jam.

Presisi:Drone pertanian dapat menyemprot secara akurat sesuai dengan pertumbuhan tanaman dan sebaran hama dan penyakit, sehingga menghindari pemborosan dan polusi obat-obatan. Misalnya, drone pertanian pintar kini dapat secara otomatis menyesuaikan ketinggian dan sudut nosel melalui sistem pengenalan cerdas.

Fleksibilitas:Drone pertanian dapat beradaptasi dengan medan dan jenis tanaman yang berbeda, baik di dataran atau pegunungan, pohon padi atau buah-buahan, dan dapat melakukan operasi penyemprotan yang efektif. Laporan Institut tersebut menunjukkan bahwa drone pertanian telah digunakan pada berbagai tanaman, termasuk padi, gandum, jagung, kapas, teh, dan sayuran.
Drone pertanian adalah bagian penting dari teknologi pertanian modern, yang dapat membantu petani meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, mengurangi biaya dan risiko, serta mencapai pengelolaan pertanian yang digital, cerdas, dan tepat. Di masa depan, dengan pengembangan dan inovasi teknologi drone yang berkelanjutan, drone pertanian akan memainkan peran yang lebih besar di lebih banyak skenario dan bidang.
Waktu posting: 04-Jul-2023