< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=1241806559960313&ev=PageView&noscript=1" /> Berita - Sekilas tentang Kekurangan Drone

Sekilas tentang Kekurangan Drone

Drone banyak digunakan di industri dan merupakan salah satu alat teknologi tinggi yang sangat diperlukan dalam masyarakat modern. Namun dengan meluasnya penerapan drone, kita juga dapat melihat beberapa kekurangan yang ditemui dalam pengembangan drone saat ini.

1. Baterai dan Daya Tahan:

PendekEdaya tahan:Kebanyakan UAV mengandalkan baterai Li-ion sebagai sumber dayanya, sehingga membatasi kemampuannya untuk melakukan misi jangka panjang.

RendahEenergikDentitas:Teknologi baterai yang ada saat ini tidak memiliki kepadatan energi untuk memenuhi kebutuhan penerbangan jangka panjang, dan diperlukan terobosan untuk meningkatkan daya tahan.

2. Navigasi dan Pemosisian:

GNSSDketergantungan:UAV terutama mengandalkan Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) untuk lokalisasi, tetapi masalah lokalisasi yang tidak akurat atau tidak efektif terjadi di lingkungan pemblokiran atau interferensi sinyal.

OtonomNpenerbangan:Di lingkungan di mana sinyal GNSS tidak tersedia (misalnya di dalam ruangan atau di bawah tanah), teknologi navigasi UAV otonom masih perlu ditingkatkan lebih lanjut.

3. HambatanAkekosongan danSkeamanan:

RintanganAkekosonganTteknologi:Teknologi penghindaran rintangan yang ada saat ini tidak cukup dapat diandalkan di lingkungan yang kompleks, terutama dalam penerbangan berkecepatan tinggi atau lingkungan dengan banyak rintangan di mana terdapat risiko tabrakan.

Pemulihan Keamanan dan Kegagalan:Kurangnya mekanisme tanggap darurat yang efektif jika UAV gagal selama penerbangan dapat menyebabkan kecelakaan keselamatan seperti tabrakan.

4. Wilayah UdaraMmanajemen:

Wilayah udaraDeliminasi:Drone memerlukan penetapan batas wilayah udara yang rasional dan aturan penerbangan yang ketat untuk menghindari tabrakan udara dan konflik wilayah udara.

Rendah-AketinggianFlampuCkontrol:Penerbangan drone pada ketinggian rendah perlu dimasukkan ke dalam sistem manajemen wilayah udara yang ada, namun banyak negara dan wilayah belum menyempurnakan undang-undang dan langkah-langkah manajemen mereka dalam hal ini.

5. Privasi danSkeamanan:

PribadiProtasi:Meluasnya penggunaan drone menimbulkan masalah perlindungan privasi, seperti pembuatan film dan pengawasan tanpa izin, yang mungkin melanggar privasi individu.

Risiko Keamanan:Risiko penggunaan drone untuk tujuan jahat, seperti kegiatan teroris, penyelundupan, dan pengawasan ilegal, memerlukan pengembangan undang-undang dan tindakan pencegahan yang relevan.

6. Harmonisasi Regulasi:

Perbedaan Peraturan Internasional:Drone adalah industri yang sedang berkembang, dan kebijakan peraturan yang lamban merupakan hal biasa. Terdapat perbedaan dalam peraturan nasional yang mengatur drone, dan operasi serta penerapan transnasional menghadapi hambatan hukum yang memerlukan koordinasi internasional dan standar yang selaras.

Ke depan, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kekurangan-kekurangan teknologi drone diyakini akan teratasi, permasalahan tersebut akan teratasi, dan industri drone akan semakin berkembang.


Waktu posting: 02-Jul-2024

Tinggalkan Pesan Anda

Silakan isi kolom yang wajib diisi.